Friday, August 29, 2025
home_banner_first
OTOMOTIF

Mengenal Rantis Rimueng, Kendaraan Taktis Multifungsi Brimob

journalist-avatar-top
Jumat, 29 Agustus 2025 09.30
mengenal_rantis_rimueng_kendaraan_taktis_multifungsi_brimob

Rantis Rimueng. (Foto: Daeji P&I Co.DAPC/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Indonesia sedang berduka karena meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol) dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob ketika aparat membubarkan aksi di depan gedung DPR, Kamis (28/8/2025).

Kendaraan yang digunakan Brimob saat itu adalah kendaraan rantis jenis Rimueng. Bagaimana spesifikasinya?

Rantis Rimueng merupakan kendaraan taktis yang dirancang untuk mendukung beragam operasi kepolisian, mulai dari patroli jarak jauh, pengendalian massa, pengamanan VVIP, hingga pertempuran konvensional.

Mengutip informasi dari akun Instagram Humas Korps Brimob, kendaraan ini dipersenjatai dengan mesin berkapasitas 3.200 cc. Dengan tenaga besar tersebut, Rimueng mampu dipacu hingga 100 km/jam di jalan perkotaan.

Saat digunakan di medan berat, kecepatannya bisa mencapai 60 km/jam, bahkan mampu menaklukkan tanjakan dengan kemiringan hingga 60 derajat.

Dari sisi persenjataan, Rantis Rimueng dibekali mounting gun untuk senapan serbu serta dua pelontar gas air mata kaliber 38 mm. Masing-masing pelontar dapat memuat 15 amunisi gas air mata, yang bisa ditembakkan sekaligus secara otomatis atau secara manual dengan mode lima tembakan per sekali peluncuran.

Kapasitas angkut kendaraan ini cukup besar, yakni empat personel di dalam kabin, serta delapan lainnya di bagian luar melalui footstep kanan dan kiri.

Secara dimensi, Rimueng memiliki panjang 5,33 meter dengan bodi berlapis baja (full body armor plate) yang dirancang tahan peluru, disertifikasi dengan standar NIJ level 3. Bagian kaca juga menggunakan material antipeluru dengan standar serupa.

Dalam video yang dirilis Humas Korps Brimob, Rantis Rimueng digambarkan sebagai kendaraan patroli jarak jauh yang memiliki daya tahan tinggi, bersertifikasi untuk misi pengamanan, penyelamatan, pengendalian unjuk rasa, serta pengawalan tokoh penting.[]

REPORTER: