Friday, August 29, 2025
home_banner_first
NASIONAL

Video Massa Masuk Mal Atrium Senen Hoaks, Polisi Imbau Warga Tidak Terprovokasi

journalist-avatar-top
Jumat, 29 Agustus 2025 14.51
video_massa_masuk_mal_atrium_senen_hoaks_polisi_imbau_warga_tidak_terprovokasi

Tangkapan layar video yang dikatakan adalah aksi penjarahan di Mal Atrium Senen. (foto:kompas/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Video yang beredar di media sosial yang menunjukkan orang berlari disertai narasi sekelompok massa masuk ke Mal Atrium Senen, Jakarta Pusat, dipastikan hoaks. Polisi meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung. Lokasi kejadian dalam video bukan Mal Atrium Senen, melainkan sebuah gedung di Tanah Abang, Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

"Kami sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Kami pastikan video tersebut bukan terjadi di Mal Atrium Senen. Itu hoaks. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas asal-usulnya," ujar Kombes Susatyo, Jumat (29/8/2025).

Mal Atrium Senen pada hari Jumat tidak beroperasi. Narasi yang menyebut adanya kericuhan di mal itu sepenuhnya tidak berdasar. Meski video menampilkan kerumunan yang berlarian, situasi di gedung yang dimaksud berlangsung aman dan kondusif, tanpa gangguan ketertiban umum.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi tidak valid karena bisa memicu kepanikan, serta selalu memverifikasi kebenaran berita melalui sumber resmi seperti kepolisian, pemerintah, atau media terpercaya.

Klarifikasi Manajemen Mal Atrium Senen

Manajemen Mal Atrium Senen melalui akun Instagram resmi @mal.atriumsenen menegaskan video yang beredar adalah hoaks. “Beredar informasi yang menyebutkan massa telah masuk ke Mal Atrium Senen. Kami tegaskan bahwa informasi tersebut TIDAK BENAR / HOAX. Saat ini, kondisi mal aman dan terkendali. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya,” tulis manajemen.

Meski aman, Mal Atrium Senen masih belum beroperasi hingga Jumat sekitar pukul 11.00 WIB untuk mengantisipasi situasi di sekitar mal, yang berdekatan dengan Mako Brimob Jalan Kramat Kwitang, tempat penumpukan massa pengemudi ojek online akibat insiden seorang pengemudi dilindas kendaraan taktis Brimob.

Latar Belakang Situasi

Isu ini muncul di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). Kericuhan terjadi hingga kolong flyover Pejompongan sekitar pukul 16.15 WIB. Aparat menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa, yang membalas dengan kembang api, batu, dan benda keras lainnya.

Kericuhan berlanjut hingga insiden pengemudi ojol yang meninggal akibat dilindas rantis Brimob, memicu massa mendatangi Mako Brimob di Jalan Kramat Kwitang hingga Jumat (29/8/2025) pagi.

Situasi ini membuat pengusaha pusat perbelanjaan menutup sementara operasional mal untuk menjaga keselamatan karyawan dan pengunjung. Ketua Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budihardjo Iduansjah menegaskan langkah ini diambil karena akses ke mal terhalang oleh kerumunan massa.

“Mal Atrium sudah diinstruksikan tutup dulu, karena lokasi sangat berdekatan dengan Mako Brimob. Kami meminta anggota tenant memprioritaskan keselamatan karyawan dan memantau situasi sekitar mal,” ujar Budihardjo.

Manajemen Mal Atrium Senen menambahkan, “Sehubungan dengan kondisi saat ini, Mal Atrium Senen ditutup sementara hingga situasi kondusif. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan terima kasih atas perhatian Anda.” (**/hm16)

REPORTER:

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN