PSBS Biak vs Persik Kediri 1-2: Gol Abimanyu dan Enrique Pastikan Macan Putih 'Terkam' Napi Bongkar

Hasil pertandingan PSBS Biak vs Persik Kediri dalam lanjutan Liga 1 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (29/8/2025) sore WIB. (foto:ferry/tangkapanlayargoal/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Persik Kediri (Macan Putih) sukses mencuri kemenangan penting usai menaklukkan PSBS Biak (Napi Bongkar) dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan Liga 1 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (29/8/2025) sore WIB.
Laga berlangsung sengit dengan tiga gol tercipta di babak kedua, ditambah hujan kartu kuning yang menambah panas atmosfer pertandingan.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama: Skor Kacamata
Sejak menit awal, PSBS mencoba menekan dengan mengandalkan kecepatan sayap. Namun, Persik Kediri lebih banyak mengontrol tempo melalui penguasaan bola di lini tengah. Beberapa peluang tercipta, namun akurasi tembakan kedua tim belum maksimal hingga babak pertama ditutup dengan skor 0-0.
Babak Kedua: Tiga Gol dan Drama Kartu Kuning
Selepas jeda, laga berubah menjadi lebih terbuka. Pada menit ke-62, gelandang PSBS Ruyery Alfonso Blanco mendapat kartu kuning usai melakukan pelanggaran keras. Situasi ini menjadi titik balik laga.
Persik akhirnya membuka skor pada menit ke-67 lewat aksi Syahrian Abimanyu. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tak mampu dihentikan kiper PSBS. Namun, baru dua menit berselang, PSBS menyamakan kedudukan melalui Althaf Oktaviansyah (69') yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Persik.
Tensi laga semakin memanas. Novri Setiawan (77', Persik) dan Nurhidayat Haji Haris (84', PSBS) sama-sama diganjar kartu kuning. Puncaknya, pada menit ke-87, striker Persik Jeferson Enrique mencetak gol kemenangan usai menuntaskan serangan balik cepat.
Di masa cedera, Persik kembali mendapat kartu kuning lewat Krisna Bay Otto (90+26'). Skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang.
Sorotan Unggulan
1. Abimanyu Buka Jalan Kemenangan
Gol jarak jauh Syahrian Abimanyu menjadi momentum penting yang mengubah arah permainan. Ia tampil sebagai mengatur ritme sekaligus eksekutor.
2. Respon Cepat PSBS
PSBS menunjukkan mental juang tinggi dengan gol balasan cepat dari Althaf Oktaviansyah. Sayangnya, fokus mereka goyah di menit-menit akhir.
3. Enrique Jadi Penentu
Penyerang asing Persik ini kembali membuktikan ketajamannya dengan gol krusial di menit ke-87. Insting penempatan posisi membuatnya sulit dihentikan.
4. Hujan Kartu Kuning
Empat kartu kuning tercatat di babak kedua, mencerminkan tingginya tensi dan kerasnya duel antara kedua tim.
Analisis dan Dampak
Hasil ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan PSBS Biak di awal musim. Meski tampil berani dan berhasil menyamakan skor, lini belakang mereka lengah di menit krusial.
Sebaliknya, Persik Kediri menunjukkan karakter tim papan atas: sabar, efektif, dan mampu memaksimalkan peluang. Peran Abimanyu sebagai motor serangan dan ketajaman Enrique menjadi senjata utama Macan Putih.
Dengan hasil ini, Persik menambah kepercayaan diri untuk bersaing di papan atas Liga 1, sementara PSBS harus segera mencari formula untuk meraih poin perdana mereka. (*)