Bhayangkara FC vs Persis Solo 2-0: Spasojevic dan Sadat Antar The Guardian Bungkam Laskar Sambernyawa

Hasil pertandingan Bhayangkara FC vs Persis Solo dalam lanjutan Liga 1 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (29/8/2025) sore WIB. (foto:ferry/tangkapanlayargoal/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Bhayangkara FC (The Guardian) sukses meraih kemenangan penting usai menaklukkan Persis Solo (Laskar Sambernyawa) dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga 1 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (29/8/2025) sore WIB. Gol Ilija Spasojevic di babak pertama dan tambahan dari Fareed Sadat di paruh kedua memastikan tiga poin penuh bagi tim asuhan Paul Munster.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama: Spasojevic Buka Keunggulan
Laga dimulai dengan tempo sedang, namun Bhayangkara tampil lebih efektif dalam menguasai bola. Persis mencoba membangun serangan melalui kombinasi Irfan Jauhari dan Fernando Rodriguez, tetapi penyelesaian akhir masih terhenti.
Gol pembuka tercipta di menit ke-24. Ilija Spasojevic menunjukkan insting predatornya dengan menyambar bola hasil umpan silang mendatar yang tak mampu diantisipasi pertahanan Persis. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Sadat Pastikan Kemenangan
Usai jeda, Bhayangkara semakin percaya diri. Namun, tensi laga meningkat ketika bek kiri The Guardian, Ardi Idrus , diganjar kartu kuning pada menit ke-46 akibat pelanggaran keras.
Meski begitu, tuan rumah tetap dominan. Pada menit ke-53, Fareed Sadat menggandakan keunggulan. Menerima umpan inovatif, striker asal Afganistan itu melakukan penyelesaian klinis melewati kiper Persis, Gianluca Pandeynuwu.
Persis berusaha bangkit, namun rapatnya lini belakang Bhayangkara membuat peluang mereka minim. Hingga peluit panjang, skor 2-0 tetap bertahan.
Sorotan Unggulan
- Duet Penyerang Maut: Spasojevic dan Fareed Sadat membuktikan diri sebagai duet berbahaya. Keduanya sama-sama mencetak gol yang lahir dari kombinasi serangan cepat Bhayangkara.
- Disiplin Pertahanan: Meski Ardi Idrus mendapat kartu kuning, lini belakang Bhayangkara tampil solid. Koordinasi bek tengah dengan kiper membuat Persis mengecewakan mencari gol balasan.
- Persis Kehilangan Kreativitas: Laskar Sambernyawa kesulitan menembus lini tengah Bhayangkara. Minimnya pasokan ke lini depan membuat Fernando Rodriguez jarang mendapatkan peluang emas.
- Efektivitas Tinggi: Bhayangkara tidak menciptakan banyak peluang, namun setiap serangan mereka terukur dan berujung ancaman serius ke gawang lawan.
Analisis dan Dampak
Kemenangan ini menjadi bukti kebangkitan Bhayangkara FC setelah start yang kurang konsisten. Paul Munster berhasil memaksimalkan potensi lini depan dengan menempatkan Spasojevic dan Sadat sebagai target man yang saling melengkapi.
Sebaliknya, Persis Solo masih harus mencari solusi kreativitas di lini tengah. Dominasi mereka di beberapa momen tidak menghasilkan efektivitas penyelesaian. Jika masalah ini tak segera dibenahi, sulit bagi Laskar Sambernyawa untuk bersaing di papan atas. (*)