Sunday, August 31, 2025
home_banner_first
EKONOMI

Dukung GPM Nasional, Sumut Gelar Pasar Murah di 394 Titik Lokasi di 33 Kabupaten/Kota

journalist-avatar-top
Sabtu, 30 Agustus 2025 19.07
dukung_gpm_nasional_sumut_gelar_pasar_murah_di_394_titik_lokasi_di_33_kabupatenkota

Wakil Gubenur Sumut meninjau Pasar Murah yang digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumut, Sabtu (30/8/2025). (foto:diskominfosumut /imamsyahputra/mistar).

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Surya, mengungkapkan bahwa Pasar Murah telah digelar di 394 titik lokasi, yang mencakup sekitar 85% kecamatan di 33 kabupaten/kota se-Sumut. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Surya dalam laporannya saat mengikuti zoom meeting dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, dan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman.

Kegiatan GPM Nasional ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, yang disiarkan langsung dari halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumut, Jalan AH Nasution Medan, Sabtu (30/8/2025).

“Kami laporkan, kegiatan GPM di Sumut tersebar di 394 titik di 33 Kabupaten/Kota. Titik utama di Medan Johor, tepatnya di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan,” tutur Surya.

Harga Terjangkau di Pasar Murah

Dalam kegiatan GPM kali ini, berbagai bahan pokok disediakan dengan harga yang lebih terjangkau, antara lain:

- Beras 6.000 kg seharga Rp58.000 per 5 kg

- Minyak Goreng 240 liter seharga Rp15.000 per liter

- Gula Putih 240 kg seharga Rp17.500 per kg

- Bawang Merah dan Cabai Merah seharga Rp35.000 per kg

- Telur Ayam seharga Rp42.600 per papan (30 butir).

Keterangan gambar: Wakil Gubernur Sumut Surya mengikuti secara virtual peluncuran Gerakan Pangan Murah serentak se Indonesia di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumut, Jalan A.H. Nasution, Medan, Sabtu (30/8/2025).(foto:diskominfosumut /imamsyahputra/mistar).

Surya mengungkapkan bahwa sekitar 600 orang warga hadir untuk memanfaatkan pasar murah ini.

“Pemprov Sumut melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura berkomitmen penuh untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah konkret pengendalian inflasi dan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, terutama di wilayah yang terdampak kenaikan harga,” tutur Surya.

Pentingnya Perhatian untuk Kepulauan Nias

Mendagri Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung upaya pengendalian inflasi, khususnya dalam hal ketersediaan dan keterjangkauan pangan di daerah.

Mendagri juga mengingatkan pentingnya perhatian khusus terhadap wilayah Kepulauan Nias, yang menghadapi kendala dalam distribusi pangan karena ketergantungan pada suplai dari daratan Sumut.

“Gerakan Pangan Murah harus dilaksanakan secara konsisten dan merata di seluruh Kabupaten/Kota se-Sumut, dengan fokus pada wilayah yang mengalami kenaikan harga signifikan,” kata Tito.

Penurunan Harga Komoditas

Usai mengikuti kegiatan GPM melalui Zoom, Surya bersama Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, serta Forkopimda Sumut dan OPD terkait, melakukan peninjauan ke stan penjualan bahan pokok di pasar murah.

Pada kesempatan tersebut, Surya mengumumkan penurunan harga sejumlah komoditas, seperti:

- Harga beras yang sebelumnya dijual Rp58.000 per 5 kg, kini diturunkan menjadi Rp55.000

- Harga gula putih yang sebelumnya Rp17.500 per kg, kini menjadi Rp17.000 per kg

“Penurunan harga ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sumut untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, menjaga stabilitas harga, dan meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Surya.

Imbauan untuk Masyarakat

Surya juga mengimbau masyarakat agar membeli bahan pokok secara bijak dan secukupnya, tanpa melakukan pembelian berlebihan (panic buying) yang dapat mengganggu stabilitas harga dan distribusi bahan pokok.

“Pemprov Sumut memastikan stok dan ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Kerja Sama Pemerintah Pusat dan Daerah

Program GPM ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah pusat yang bekerja sama dengan Bulog, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta dinas terkait.

Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi daerah, dan meningkatkan daya beli serta kesejahteraan masyarakat. (adv/hm27)

REPORTER:

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN