Asal Usul Ketupat Sebagai Hidangan Khas Lebaran


Ketupat. (f: ist/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Terbuat dari beras yang dimasak dalam anyaman daun kelapa muda atau janur, ketupat telah menjadi simbol lebaran di Indonesia. Tak hanya lezat, hidangan ini juga memiliki sejarah panjang.
Makanan khas ini ternyata sudah dikenal sejak abad ke-15. Dilansir dari Antara, Kamis (3/4/2025), ketupat sudah ada seiring penyebaran Islam di Nusantara. Sunan Kalijaga, salah satu Wali Songo, berperan besar dalam memperkenalkan ketupat sebagai simbol perayaan Lebaran.
Dalam dakwahnya, Sunan Kalijaga memadukan ajaran Islam dengan budaya lokal, termasuk menjadikan ketupat sebagai bagian dari tradisi Idul Fitri.
Penggunaan janur sebagai pembungkus ketupat juga memiliki makna khusus. Daun kelapa muda ini banyak ditemukan di daerah pesisir, yang menjadi ciri khas masyarakat pesisir Jawa.
Karena sering digunakan dalam berbagai tradisi, janur pun dipilih sebagai pembungkus ketupat, memperkuat identitas budaya dalam perayaan Lebaran.
Masyarakat pesisir yang akrab dengan janur mempermudah Sunan Kalijaga berdakwah. Sehingga, ajaran Islam lebih muda diterima tanpa menghilangkan unsur budaya setempat.
Dalam Islam, muslim yang menunaikan puasa Ramadan dan menyempurnakannya dengan enam hari puasa di bulan Syawal disebut kaffah atau kafatan, yang berarti sempurna. Istilah ini kemudian diadaptasi oleh masyarakat Indonesia menjadi "kupat" atau "ketupat," sebagai simbol kesempurnaan ibadah puasa. (antara/hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Resep Rendang Daging Sapi, Lengkapi Hari Raya Idulfitri