Sempat Diguyur Hujan, Hari Terakhir Medan Thrift Market Tetap Ramai Pengunjung


Suasana hari terakhir Medan Thrift Market, Rabu (26/3/2025) malam. (f: susan/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Meski sempat diguyur hujan, kegiatan Medan Thrift Market di lapangan Universitas Darma Agung, Jalan DR TD Pardede, Medan pada hari terakhir tetap ramai didatangi pengunjung, Rabu (26/3/2025) malam.
"Sore tadi sempat agak sepi karena hujan, tapi mulai malam, ramai lagi. Apalagi ada war (berburu sepatu) sneaker, paling pecah. Dari tadi sudah ramai nunggu war-nya," kata Dedi, pemilik Second Chance, salah satu tenan di acara ini kepada Mistar.
Ia menambahkan, harga produk yang dijual bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung pada merk dan kualitas barang.
“Rata-rata per hari selama di sini, bisa lah terjual ratusan pcs pakaian. Bisa menutupi biaya sewa tenant. Ini juga cukup membantu, karena selain di sini, store offline kami di Binjai juga tetap buka,” ungkap pria berusia 22 tahun itu.
Medan Thrift Market yang digelar sejak 20 Maret tersebut menghadirkan 25 tenan dengan berbagai produk, mulai dari pakaian, sepatu, aksesoris, hingga makanan. Acara yang dibuka mulai pukul 16.00 WIB hingga 00.00 WIB itu juga menampilkan pertunjukan musik dan nonton bareng.
Panitia Medan Thrift Market, Aga, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendukung usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan menghidupkan kembali budaya thrifting di Medan.
"Animo masyarakat besar banget karena sudah setahun lebih nggak ada event seperti ini. Jadi pas mulai lagi, langsung pecah," katanya.
Menurut Aga, meski banyak tantangan seperti kurangnya dukungan untuk industri thrift, mereka tetap optimis untuk mengulang kegiatan-kegiatan serupa di masa yang akan datang.
“Insyaallah kita akan buat berulang dan harapan kami ya supaya UMKM ini boleh meningkat, pendapatan tetap jalan, roda ekonomi juga tetap berjalan,” tuturnya. (susan/hm24)
NEXT ARTICLE
Bank Dunia: PDB Indonesia Terburuk di Dunia