Sambut Ramadan 1446 Hijriah, PN Medan Gotong Royong untuk Tingkatkan 5R


Pegawai PN Medan saat melakukan gotong royong di lingkungan PN Medan. (f:ist/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Pegawai termasuk para hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan melakukan aksi bersih-bersih lingkungan PN Medan menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Rabu (26/2/2025).
Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan penerapan budaya 5R, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Adapun objek yang dibersihkan yakni Masjid Baitul Haq, ruang kerja hakim dan staf, ruang arsip, ruang sidang, ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PTSP, ruangan tahanan, hingga lapangan parkir, lorong-lorong, serta halaman belakang.
"Pembersihan lingkungan ini merupakan kegiatan rutin yang selama ini kita laksanakan. Namun, pelaksanaan hari ini lebih istimewa karena bertepatan menjelang pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah," ucap Ketua PN Medan, Jon Sarman Saragih, dalam keterangan persnya.
Selain membersihkan diri sendiri, dikatakan Jon, institusi PN Medan juga perlu melakukan pembersihan guna mendukung peningkatan penerapan budaya 5R ini.
"Pada tahun 2024 telah diterbitkan Keputusan Ketua PN Medan No. 127/KPN/SK/OT1.2/IX/2014 tanggal 11 September 2024 tentang Penerapan 5R dan 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun," ujarnya.
Sehingga, sambung dia, perlu disadari, dihayati, dan diamalkan seluruh aparatur PN Medan bahwa program ini merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.
"Sedangkan efek positif bagi aparatur PN Medan sendiri dengan lingkungan kerja yang bersih diharapkan dapat meningkatkan kesehatan, kenyamanan, dan semangat kerja. Sehingga dapat mendukung untuk mewujudkan peradilan yang agung," kata Jon.
Dia juga mengatakan Gedung PN Medan merupakan salah satu bangunan peninggalan dari era kolonial Belanda yang bangunan pada tahun 1911.
"Sehingga kita yang saat ini bertugas di PN Medan harus bangga dan sekaligus berkewajiban untuk memelihara gedung yang memiliki nilai peninggalan sejarah atau heritage," tutur Jon. (deddy/hm18)
PREVIOUS ARTICLE
Begini Tanggapan Polrestabes Medan Soal Kasus Wartawan Mistar