Friday, April 4, 2025
home_banner_first
HUKUM

Kasus Temuan Bayi di Medan Tuntungan, Siswi SMK Ditetapkan Tersangka

journalist-avatar-top
Kamis, 3 April 2025 15.53
kasus_temuan_bayi_di_medan_tuntungan_siswi_smk_ditetapkan_tersangka

Polrestabes Medan (f:ist/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Siswi dari salah satu SMK Negeri di Kota Medan ditetapkan Polrestabes Medan sebagai tersangka karena membuang bayi yang baru dilahirkannya di Jalan Flamboyan Raya, Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Kanit Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma mengatakan, penetapan tersangka kepada berinisial AL, 19 tahun, diawali dari gelar perkara pada Kamis 27 Maret kemarin, dan didukung dua alat bukti.

Meski telah jadi tersangka, kata Dearma, pihaknya belum memeriksa AL dan tidak menahannya dengan pertimbangan kondisi kesehatan dan berdasarkan hati nurani. Sebab, di satu sisi AL sebagai korban.

"Karena posisinya dia masih sekolah, meminta keringanan. Kami punya hati nurani dan dia juga sebagai korban,” kata Dearma, Kamis (3/4/2025).

Dalam perkara bayi, kata Dearma, pihaknya menangani dua kasus. Pertama, kasus penelantaran atau membuang anak yang dilakukan AL. Kedua, kasus pencabulan yang dilaporkan orang tua AL di Polsek Medan Tuntungan. Orang tuanya merasa anaknya yang masih di bawah umur dicabuli pacarnya hingga hamil dan melahirkan.

Soal laporan pencabulan, polisi belum ada penetapan tersangka. "Kami juga melakukan penyelidikan terhadap kekasihnya. Dugaannya yang menghamilinya pacarnya yang terakhir,” tutur Dearma.

Berita sebelumnya, pada Selasa 11 Maret, sekitar pukul 11.00 WIB, warga Jalan Flamboyan Raya, Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Selamat, heboh ditemukannya bayi baru lahir di tumpukan kayu, di samping rumah warga kondisi telanjang. Saat ditemukan, terdapat luka di lutut, kepala, dan matanya dipenuhi pasir.

Kepala Lingkungan III Kelurahan Tanjung Selamat, Wahyudi mengatakan, bayi pertama kali ditemukan Bram. Ini setelah mendengar suara bayi menangis di samping rumahnya.

Melihat ada bayi, Bram menghubungi Wahyudi. Kemudian bayi tersebut dibawa ke klinik terdekat. Selanjutnya, mereka melaporkan ke pihak berwajib untuk mengungkap siapa yang sudah melahirkan dan meninggalkan bayinya. (matius/hm17)

REPORTER:

RELATED ARTICLES