Thursday, April 3, 2025
home_banner_first
DELISERDANG-SERGAI

Pedagang Daging Mengeluh saat Lebaran di Lubuk Pakam Deli Serdang

journalist-avatar-top
Rabu, 2 April 2025 17.55
pedagang_daging_mengeluh_saat_lebaran_di_lubuk_pakam_deli_serdang

Pedagang daging sapi di Lubuk Pakam mengeluhkan sepinya pembeli. (f:sembiring/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Sejumlah pedagang daging mengeluhkan sepinya pembeli saat sebelum dan sesudah Lebaran 2025 di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

Pedagang daging menduga salah satu penyebabnya karena kondisi ekonomi yang sulit. Sehingga warga mengurangi belanja, termasuk membeli daging.

“Kalau tahun sebelumnya, seminggu menjelang lebaran permintaan sudah mulai naik. Tapi tahun ini berkurang, kisaran 50 sampai 70 persen,” ucap Rudi, pedagang daging di Pasar Delimas, Lubuk Pakam, Rabu (2/4/2025).

Biasanya, kata Rudi, ia bisa menjual daging satu ekor sapi pada hari biasa. Selama tiga hari terakhir, sebelum dan sesudah Lebaran 2025, penjualannya tidak meningkat.

Ia menyampaikan bahwa penjualan daging di etalasenya tahun ini tidak sampai setengah dari penjualan pada Lebaran tahun lalu.

"Semakin sepi saja Lebaran ini, gak kayak tahun lalu. Intinya beda, gak kayak tahun kemarin," kata Rudi.

Sementara Anwar, 45 tahun yang berjualan daging di Desa Sekip luar Pasar Delimas Lubuk Pakam, menyebut penjualan daging menjelang dan sesudah Lebaran 2025 belum sesuai harapan.

Sebab, kata dia, total penjualannya masih lebih rendah dibandingkan Lebaran 2024 lalu.

Tahun lalu, Anwar mengklaim bisa menjual hingga hampir 1,5 ekor daging dalam beberapa hari sebelum Lebaran.

Tahun ini, sambung Anwar, ia baru menjual 60 kilogram daging hingga satu hari menjelang Idulfitri. Bahkan hingga sore hanya bertambah 20 kilogram.

"Dan pada tiga hari setelah Idulfitri baru terjual 25 kilogram daging sapi," tutur pria yang memiliki panggilan Nuar itu. (sembiring/hm27)

REPORTER:

RELATED ARTICLES