Sunday, April 6, 2025
home_banner_first
TAPANULI BAGIAN SELATAN

Jembatan Jaringan Irigasi di Paluta Amblas, Wakil Bupati Komentar

journalist-avatar-top
Sabtu, 5 April 2025 16.48
jembatan_jaringan_irigasi_di_paluta_amblas_wakil_bupati_komentar_

Wakil Bupati Basri Harahap Bersama Kades Gunung Tua Baru saat meninjau lokasi (f:ist/mistar)

news_banner

Paluta, MISTAR.ID

Jaringan irigasi yang mengairi sejumlah areal persawahan di Desa Gunung Tua Baru, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), dilaporkan amblas. Akibatnya, pasokan air ke lahan pertanian di beberapa desa sekitar pun ikut terhambat.

Wakil Bupati Paluta, Basri Harahap, berkomentar bahwa kerusakan terjadi akibat erosi yang menyebabkan pergeseran bangunan irigasi. Selain itu, usia bangunan yang sudah tua juga turut memperparah kondisi tersebut.

“Pada bagian tiang tampak sudah menggantung karena erosi. Bangunan ini juga sudah cukup tua. Masalah ini sudah kami sampaikan ke pihak BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai),” ujarnya, Sabtu (5/4/2025).

Basri menambahkan, pihaknya telah meninjau langsung ke lokasi untuk memastikan titik kerusakan jaringan irigasi. Ia memastikan perbaikan akan segera dilakukan agar para petani dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Gunung Tua Baru, Adi Putra Harahap (akrab disapa Kudel), mengapresiasi respons cepat dari pemerintah. Ia berharap perbaikan segera dilakukan agar distribusi air ke sawah tidak terus terganggu.

“Akibat insiden ini, sedikitnya 2.000 hektare lahan sawah terdampak di sejumlah desa,” jelas Kudel kepada awak media.

Kudel merinci desa-desa yang terdampak, yakni: Desa Gunung Tua Baru, Desa Gunung Tua Jae, Desa Gunung Manaon, Desa Saba Bangunan, dan Desa Sipirok. (ishmael/hm17)

REPORTER:

RELATED ARTICLES