Faktor Cuaca, Pengunjung Candi Bahal Portibi Turun Drastis


Pengunjung Candi Bahal Portibi terlihat sepi akibat cuaca ekstrem (f:ismael/mistar)
Paluta, MISTAR.ID
Candi Bahal Portibi merupakan salah satu destinasi wisata sejarah di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Biasanya, tempat ini ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat libur Lebaran. Namun, pada Lebaran 2025 ini, jumlah pengunjung mengalami penurunan hingga 50 persen.
Herawati Rambe, petugas di pintu masuk Candi Bahal Portibi, menyebutkan bahwa jumlah pengunjung pada Lebaran tahun ini menurun drastis. Menurutnya, faktor utama yang menyebabkan penurunan ini adalah cuaca yang kurang bersahabat.
"Biasanya, pada hari keempat Lebaran, jumlah pengunjung bisa mencapai seribu orang. Namun, tahun ini, di hari keempat, jumlahnya hanya sekitar 500 orang," ujar Herawati, Kamis (3/4/2025).
Selain faktor cuaca, bertambahnya objek wisata baru di Paluta juga turut memengaruhi jumlah pengunjung di Candi Bahal Portibi.
Di sisi lain, Pangarahon Harahap, seorang pengunjung asal Mahato, Kabupaten Rokan Hulu, mengatakan bahwa ia tertarik mengunjungi Candi Bahal karena nilai sejarahnya yang tinggi.
"Selain sejarahnya yang menarik, alam di Paluta juga masih sangat sejuk, sehingga membuat liburan terasa lebih nyaman," kata Pangarahon.
Untuk diketahui, Candi Bahal Portibi merupakan salah satu ikon Kabupaten Paluta yang menyimpan sejarah panjang. Pengunjung yang ingin masuk ke area candi dikenakan tarif Rp10 ribu untuk orang dewasa dan Rp5 ribu bagi anak-anak.
Perlu diketahui, beberapa bulan terakhir ini cuaca di Provinsi Sumatera Utara cukup ekstrem. Bahkan bencana alam terjadi di beberapa daerah, seperti banjir di Tapanuli Tengah (Tapteng), Padangsidimpuan, Tapanuli Utara (Taput), dan Parapat Kabupaten Simalungun. (ismael/hm17)
PREVIOUS ARTICLE
Tinggalkan Palas, Mantan Kapolres AKBP Diari Minta Maaf