Saturday, March 29, 2025
home_banner_first
SELEBRITI

Hilang 10 Hari, Begini Kondisi Model Asal Ukraina Ditemukan di Dubai

journalist-avatar-top
Selasa, 25 Maret 2025 08.23
hilang_10_hari_begini_kondisi_model_asal_ukraina_ditemukan_di_dubai

Model asal Ukraina, Maria Kovalchuk. (f:net/mistar)

news_banner

Dubai, MISTAR.ID

Model asal Ukraina, Maria Kovalchuk, 20 tahun, ditemukan di pinggir jalan Dubai, Rabu (19/3/2025) setelah dinyatakan hilang selama 10 hari.

Maria ditemukan dengan kondisi kaki dan tulang belakangnya patah serta babak belur berlumur darah. Maria lantas dilarikan ke rumah sakit dan menjalani tiga kali operasi untuk menyelamatkan nyawanya, sebelum kemudian menjalani prosedur keempat.

Ibunya, Anna, yang terbang dari Norwegia untuk menemaninya, menyebut Maria diperkirakan akan pulih dari luka-lukanya.

“(Masih) dia mendapatkan perawatan medis dan semuanya akan baik-baik saja,” kata Anna seperti dikutip, Selasa (25/3/2025).

Menurut hasil penyelidikan dari pihak Kepolisian Dubai, peristiwa mengerikan yang dialami Maria terjadi lantaran perempuan itu jatuh dari ketinggian.

“Penyelidikan yang komprehensif telah mengungkapkan bahwa ia mengalami cedera serius setelah memasuki lokasi konstruksi terlarang seorang diri dan jatuh dari ketinggian,” kata pihak kepolisian Dubai.

Namun, outlet berita Rusia, Shot, melaporkan bahwa keluarga Maria telah membantah pernyataan polisi, karena mereka percaya bahwa informasi tentang jatuhnya Maria dari lokasi konstruksi adalah tidak benar.

Sosok Maria Kovalchuk

Sebelum dinyatakan menghilang, Maria dikabarkan menghadiri sebuah pesta di salah satu hotel Ibu Kota Uni Emirat Arab itu pada Minggu (9/3/2025) bersama dua orang teman prianya dari dunia modeling.

Pesta yang dihadiri oleh Maria diduga merupakan pesta yang disebut Porta Potty. Sebuah acara di mana para influencer perempuan dibawa ke sana dan kemudian dibayar dalam jumlah besar lalu mengalami pelecehan yang ekstrem. Namun, itu masih sebatas dugaan dan belum terkonfirmasi.

“Ada anggapan bahwa dia pergi ke sebuah pesta. Tapi promotor yang menyelenggarakan pesta tersebut tidak melihatnya,” kata Anna.

Orang terdekatnya mulai mempertanyakan keberadaan Maria saat ia diketahui tidak berangkat dalam penerbangan dari Dubai ke Thailand pada 11 Maret, padahal Maria telah memesan tiket untuk penerbangan itu.

Sejak saat itu, teman-temannya mulai khawatir bahwa Maria telah menjadi korban penculikan. Lalu, keluarganya melaporkan orang hilang ke kepolisian setempat. (tirto/hm18)

REPORTER:

RELATED ARTICLES