Monday, January 13, 2025
logo-mistar
Union
PERISTIWA

Pasutri yang Hanyut di Sungai Bah Sombu Ditemukan Meninggal Dunia

journalist-avatar-top
By
Wednesday, December 25, 2024 15:44
0
pasutri_yang_hanyut_di_sungai_bah_sombu_ditemukan_meninggal_dunia

Pasutri Yang Hanyut Di Sungai Bah Sombu Ditemukan Meninggal Dunia

Indocafe

Simalungun, MISTAR.ID

Pasangan suami istri (Pasutri) yang dilaporkan hanyut di Sungai Bah Sombu akibat banjir telah ditemukan. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala SAR Toba, Hisar Turnip, Rabu (25/12/24).

“Baru saja ditemukan. (Kondisinya) meninggal dunia, nanti diinfokan kembali,” kata Hisar melalui sambungan telepon.

Sekretaris BPBD Simalungun, Manaor Silalahi, juga mengonfirmasi kabar penemuan korban. “Puji Tuhan sudah ditemukan. Nanti akan dilaporkan secara rinci,” ujarnya dalam pesan tertulis.

Sementara itu, Camat Raya Kahean, Janopel Tanjung, menjelaskan bahwa pasangan tersebut memiliki anak, tetapi bukan dari hasil pernikahan mereka. “Anaknya ada, tetapi tidak dari pernikahan mereka,” jelasnya.

Sebelum korban ditemukan, dua kendaraan milik pasangan tersebut, yaitu sepeda motor merek Revo dan Vario, telah lebih dulu ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga : Banjir Bandang Hanyutkan Rumah dan Pasangan Suami Istri di Simalungun

Hingga berita ini sampai ke meja redaksi, pihak berwenang masih mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait insiden ini.

Sebelumnya diberitakan, banjir bandang di Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Selasa (24/12) sore, menghanyutkan satu rumah beserta pasangan suami istri pemiliknya, Ramiden Damanik (70) alias Boden dan Niang Turnip (41).

Camat Janopel menyebutkan, banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama tiga jam. “Kejadiannya kemarin sore sekitar pukul 17.00-18.00 WIB. Satu rumah yang lokasinya dekat sungai terbawa arus,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (25/12/24) pagi.

Ia menambahkan, ini merupakan banjir bandang terparah yang pernah terjadi di wilayahnya. “Hujannya deras sekali semalam, sebelumnya kalau pun hujan hanya banjir biasa, tetapi kali ini arusnya lebih besar,” katanya. (indra/hm24)

journalist-avatar-bottomSyahrial Siregar