Menko Ekonomi Sebut RI-AS Perkuat Hubungan Diplomatik di Era Trump


Ilustrasi, hubungan RI-AS. (f:int/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) memperkuat hubungan diplomatik yang komprehensif di era kepemimpinan Donald Trump.
Dalam konferensi video dengan anggota Kongres AS dari Partai Republik, Carol Miller, Airlangga menekankan pentingnya posisi strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik dan peran Indonesia dalam forum-forum multilateral seperti APEC, ASEAN, dan G20.
Airlangga menyatakan bahwa Indonesia sangat menghargai hubungan bilateral yang baik dengan AS, baik dalam hal kerja sama ekonomi maupun bidang lainnya.
"Untuk mendukung ketahanan pangan domestik, kami berharap bahwa kerja sama perdagangan pada komoditas pangan esensial seperti kacang kedelai dan gandum dapat diteruskan," tuturnya, dilansir Antara, Jumat (4/4/2025).
Baca Juga: Presiden Trump Kenakan Tarif 32 Persen ke Indonesia, Pengamat: Berpotensi Memicu Resesi Ekonomi
Dengan posisi strategis tersebut, Indonesia melihat peluang untuk mengembangkan kerja sama lebih lanjut dengan AS di sektor investasi dan perdagangan, terutama pada komoditas-komoditas strategis.
Congresswoman Carol Miller menyambut positif peran Indonesia di kawasan Indo-Pasifik dan ASEAN.
Ia menyampaikan bahwa AS akan terus memprioritaskan tiga aspek dalam hubungan dengan Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Trump, yaitu kerja sama, stabilitas kawasan, dan keamanan.
“Good trading partners makes good friends (Mitra dagang yang baik akan menghasilkan teman yang baik,red),” ujar Miller, menekankan pentingnya hubungan bilateral yang baik.
Selain itu, Indonesia juga menyampaikan potensi kerja sama dengan AS di sektor ekonomi bersih, seperti carbon capture and storage (CCS), serta mineral kritis.
“Kerja sama strategis dengan Amerika Serikat pada kedua sektor ini dapat secara signifikan mendorong posisi Indonesia pada sektor ekonomi bersih dan rantai pasok mineral kritis global,” ujarnya.
Secara keseluruhan, Indonesia dan Amerika Serikat terus mengembangkan hubungan bilateral yang erat, baik dalam bidang ekonomi, pangan, maupun sektor-sektor strategis lainnya. (*/hm27)