Polisi Masih Selidiki Terkait Kericuhan di Selambo


Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan. (f:putra/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Pasca kericuhan di Selambo, Jumat (21/2/2025) polisi telah menerima laporan keluarga Rahmat Dani, 42 tahun, warga Jalan Pelajar Timur, Kecamatan Medan Denai.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto menerangkan, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan dan pendalaman atas laporan itu.
"Ya (sudah melapor). Masih proses lidik dan kita lanjut pendalaman ya," katanya kepada Mistar, Kamis (27/2/2025).
Terpisah, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menerangkan bahwa pihaknya telah memeriksa beberapa saksi atas kericuhan itu.
"Ada beberapa yang diperiksa," katanya, Senin (24/2/2025).
Gidion juga memastikan bahwa korban tewas dalam insiden itu satu orang. Perihal penetapan tersangka, Gidion mengatakan kedepannya bakal ada.
"Yang meninggal satu. Ini masih progres (laporan). Semoga dalam waktu dekat (penetapan tersangka)," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, kawasan Selambo kembali memanas. Kericuhan antar dua kelompok terjadi, Jumat (21/2/2025). Satu orang warga, Rahmat Dani tewas dengan luka di leher dan dada.
"Benar, luka di leher dan dada sebelah kiri. Korban meninggal di rumah sakit," kata Kapolsek Tembung, Kompol Jhonson M Sitompul. (putra/hm25)