Lebaran Ketiga, Masyarakat Kota Medan Nikmati Bus Listrik Harga Murah


Masyarakat naik bus listrik di Halte Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota, Kecamatan Medan Perjuangan, Rabu (2/4/2025) (f:ari/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Masyarakat Kota Medan menikmati transportasi massal bus listrik milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan, untuk silaturahmi antar keluarga saat Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah
Pantauan Mistar di Halte Bus Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota, Kecamatan Medan Barat, puluhan masyarakat Kota Medan sedang menanti kedatangan bus listrik.
“Saya naik bus listrik karena mau berkunjung ke rumah keluarga di Medan Tuntungan,” ucap Lastri, salah seorang calon penumpang bus listrik di Halte Lapangan Merdeka, Rabu (2/4/2025).
Menurut wanita berusia 37 tahun itu, transportasi umum tersebut lebih hemat dibandingkan jasa transportasi online.
“Kebetulan saya bawa dua anak, kalau naik transportasi online harganya mahal, kalau naik bus ini paling cuma Rp5.000, dan fasilitasnya juga buat kita nyaman karena sejuk di dalamnya,” katanya.
Wanita asal Kecamatan Medan Tembung itu mengatakan, menggunakan bus listrik juga mampu membuat kedua anaknya terhibur ketika melihat pemandangan Kota Medan.
“Tadi saya dari Tembung turun ke halte ini, terus akan nyambung lagi dari sini ke Tuntungan, tentunya bisa sekaligus bawa anak jalan-jalan murah meriah,” ucapnya sembari tertawa.
Baca Juga: Tarif Bus Listrik di Medan
Senada disampaikan Wati, bus listrik merupakan kendaraan penting bagi dirinya dan keluarga saat kunjungan silaturahmi Lebaran.
“Saya dari Pinang Baris mau ke Medan Perjuangan, jadi naik ini supaya murah bersama suami, dan ketiga anak saya. Kalau naik ini jadi lebih seru nuansa Lebarannya,” ucap Wati.
Ia menuturkan, selain memanfaatkan fasilitas milik Pemko Medan, ia bersama keluarganya juga lebih merasa hangat jika menempuh perjalanan dengan sebuah kenangan.
“Naik bus listrik ini juga sebagai kenang-kenangan untuk anak-anak saya. Tadi kami sempat foto di dalam bus, jadi kalau mereka besar, mereka bisa lihat kenangan saat lebaran naik bus listrik,” katanya sembari tersenyum. (ari/hm17)
PREVIOUS ARTICLE
Sejarah Al Osmani, Masjid Tertua dan Pertama di Kota Medan