Hari Ketiga Lebaran, Ojol di Medan Sunyi Orderan


Seorang ojol membawa penumpang. (f: adil/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Selama libur Lebaran 2025, pendapatan pengemudi ojek online (ojol) alami penurunan. Pendapatan pengemudi ojol bahkan tidak sampai Rp100.000 per hari.
“Kalau seperti saya pengemudi roda dua pasti sunyi, berbeda dengan kendaraan roda empat yang mungkin masih ramai orderan masuk,” ucap salah seorang ojol, Hardi, 47 tahun, di depan Plaza Medan Fair saat menanti orderan, Rabu (2/4/2025).
Hardi mengatakan, dirinya hanya mampu mendapat pendapatan bersih di bawah Rp100.000 saat suasana Lebaran.
“Karena orderan penumpang sunyi. Paling yang masih membantu itu orderan makanan. Lebaran pertama saya libur, kalau lebaran kedua kemarin pendapatan saya sekitar Rp90.000, itu dari pukul 09.00 WIB - 20.00 WIB,” ujarnya.
Senada, salah seorang pengemudi ojol lainnya, Julius, 41 tahun, mengatakan bahwa dirinya tidak banyak berharap untuk mendapatkan orderan penumpang selama Lebaran.
“Berharap dapat orderan makanan, sama barang aja. Soalnya lagi anyep (sunyi-red),” kata Julius di lokasi yang sama.
Pria yang sudah 6 tahun mencari rezeki melalui jasa ojol itu mengaku bersyukur dengan pendapatan yang ia terima.
“Disyukuri aja, walaupun pendapatan menurun yang penting masih ada. Karena biasanya kalau dapat orderan penumpang itu, seperti antar jemput anak sekolah, dan para pekerja,” ucapnya.
Julius juga mengatakan jika pendapatannya selama Libur lebaran hanya berkisar Rp78.000 hingga Rp85.000.
“Kebetulan saya nasrani, jadi tidak merayakan Lebaran, makanya saya narik. Pendapatan bersih saya sekitar 78.000 sampai 85.000 rupiah saja selama dua hari Lebaran. Saya keluar pagi pukul 08.00 WIB sampai 18.00 WIB aja,” ujarnya.
Julius menjelaskan jika hari biasa, iya mampu menghasilkan Rp130.000 sampai Rp150.000.
“Itu untuk pendapatan bersih kalau tidak di hari libur,” katanya. (ari/hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Ops Ketupat 2025, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Sumut Menurun