Penghasilan Sopir Angkot di Deli Serdang Anjlok saat Libur Lebaran 2025


Angkot trayek Lubuk Pakam-Pancur Batu yang sepi penumpang pada libur Lebaran 2025. (f:sembiring/mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Selama libur Lebaran tahun 2025 ini, penghasilan sopir angkutan kota (angkot) trayek Lubuk Pakam-Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, anjlok atau menurun tajam dibanding hari biasa.
Hal itu diakui sejumlah sopir yang ditemui Mistar, Kamis (3/4/2025). Salah satunya adalah H Sebayang, 48 tahun, berpenghasilan Rp50.000 hingga Rp 70.000 setelah dipotong minyak atau bahan bakar dan setoran angkot Rp150.000 per hari.
"Kalau tidak ada anak sekolah, pegawai atau ASN, pasti penghasilan menurun drastis. Bayangkan, sehari cuma dapat Rp50.000. Bahkan terkadang nombok setoran," tutur ayah empat anak dan satu cucu tersebut.
Pada hari biasa, kata Sebayang, ia bisa berpenghasilan di atas Rp100.000, bahkan bisa lebih setelah dipotong biaya minyak dan setoran angkot.
Meski penghasilannya menurun, namun sejumlah supir angkot di Lubuk Pakam mengaku tetap harus menjalaninya.
"Kalau kita gak narik, gak dapat setoran. Walau pahit tetap juga harus narik sewa (penumpang)," ucap Beni Panjaitan, seorang supir angkot lainnya. (sembiring/hm27)