Monday, January 13, 2025
logo-mistar
Union
BINJAI-LANGKAT

Pemkab Langkat dan PLN Launching Program Listrik Masuk Sawah

journalist-avatar-top
By
Tuesday, October 8, 2024 15:29
0
pemkab_langkat_dan_pln_launching_program_listrik_masuk_sawah

Pemkab Langkat Dan Pln Launching Program Listrik Masuk Sawah

Indocafe

Langkat, MISTAR.ID

Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy secara resmi meluncurkan program inovatif listrik masuk sawah dengan sistem Binjai Smart Electric Poin (Bis LIPIN), di Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Selasa (8/10/24).

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Langkat dan PLN UP3 Binjai untuk mendorong efisiensi energi pada sektor pertanian dan mendukung pengendalian inflasi.

Dalam peluncuran yang dilanjutkan dengan peninjauan ke sawah di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Faisal Hasrimy menyampaikan apresiasi kepada PLN UP3 Binjai atas kerja sama yang luar biasa.

“Sinergi ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi para petani Langkat,” ujarnya.

Hadirnya Bis LIPIN dinilai sebagai solusi yang ditunggu-tunggu oleh petani di Langkat. Melalui program ini, para petani dapat memanfaatkan listrik dengan biaya lebih terjangkau untuk menggerakkan pompa air dan peralatan pertanian lainnya.

Baca Juga : Lantik Forum TJSP 2024-2025, Pj Bupati Langkat: Dorong Kolaborasi CSR untuk Pembangunan Daerah

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi serta memperkuat sektor pertanian sebagai upaya pengendalian inflasi di daerah.

“Keberlanjutan program ini sangat diharapkan, agar dapat diperluas ke wilayah-wilayah lainnya di Kabupaten Langkat. Dengan demikian sektor-sektor vital di daerah kita bisa semakin kuat,” tambah Faisal.

Program Bis LIPIN sendiri merupakan langkah terintegrasi yang mendukung pembangunan sektor pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan Kabupaten Langkat.

“Dengan adanya program ini, Langkat dapat menjadi contoh daerah lain dalam inovasi teknologi yang mendukung pengendalian inflasi dan peningkatan produksi pertanian,” pungkasnya. (endang/hm24)

journalist-avatar-bottomSyahrial Siregar