Jelang Musda Golkar Sumut, Ijeck Masih Unggul


Musa Rajekshah. (f: ist/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut, dua nama yang muncul sebagai kandidat adalah Doli Sinomba Siregar yang merupakan paman Bobby Nasution dan Musa Rajekshah (Ijeck), Ketua DPD Golkar Sumut saat ini.
Wakil Ketua Korbid Politik Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Sumut, Riza Fakhrumi Tahir mengatakan bahwa kader internal partai bisa berkontribusi untuk memimpin DPD Golkar Sumut selanjutnya.
“Kami mempersilahkan kader partai maju sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut. Namun, sampai hari ini masih Ijeck yang memenuhi kriteria utama partai,” ujar Riza, Sabtu (5/4/2025)..
Riza mengatakan, Golkar memiliki standar ketat dalam memilih pemimpin, yaitu prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela (PDLT).
“Prestasi Ijeck luar biasa sepanjang sejarah reformasi, hanya masa kepemimpinan Ijeck yang berhasil meningkatkan tujuh kursi Golkar dari 15 kursi pada Pemilu 2019 menjadi 22 kursi pada Pemilu 2024 di DPRD Sumut,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Ijeck juga memiliki pencapaian luar biasa dengan peningkatan jumlah kursi DPR dari empat menjadi delapan kursi dan DPRD kabupaten/kota. Yakni dari 184 menjadi 208 di Sumut.
Menanggapi peluang Doli Sinomba Siregar maju saat Musda, menurut Riza tidak memiliki kekuatan di akar rumput. Meskipun pernah menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP Golkar dan anggota DPRD.
"Beliau kurang bergaul, sehingga tidak punya kekuatan di akar rumput. Keberadaan Doli sebagai Wasekjen DPP pun tidak berpengaruh signifikan bagi Golkar,” ucapnya.
Menurut Riza, hingga saat ini, Doli belum terbuka menyatakan siap maju dalam Musda Golkar.
“Jika memang serius, seharusnya beliau sudah melakukan deklarasi atau konferensi pers secara terbuka. Bukan hanya mengandalkan dukungan dari keponakannya,” katanya.
Meskipun belum secara resmi menyatakan maju, Riza mengingatkan kepada Ijeck untuk bertanggungjawab mengawal 22 kursi DPRD yang telah diraih.
"Meskipun belum secara resmi menyatakan maju, saya ingatkan Ijeck harus bertanggung jawab mengawal 22 kursi yang telah diraih. Jika dia tidak memimpin lagi, siapa yang bisa menjamin perolehan kursi ini tidak merosot?" tutur Riza.
Saat ditanya mengenai dukungan kader di daerah, Riza optimis bahwa mayoritas DPD Golkar kabupaten/kota masih solid mendukung Musa Rajekshah.
"Tidak ada tekanan atau intimidasi dalam kepemimpinan Ijeck, semua kader merasa nyaman, dan itu yang membuatnya tetap kuat," ujarnya.
Untuk tanggal Musda Golkar Sumut belum ditentukan.
"Sejak lebaran saya belum komunikasi lebih lanjut dengan ketua dan sekretaris terkait jadwal musda, tapi kami sudah siap melaksanakannya kapan saja," katanya. (ari/hm20)