Monday, January 13, 2025
logo-mistar
Union
PERISTIWA

Mabes Polri: Penyidik Masih Kumpulkan Fakta Dugaan Korupsi Dana Bansos di 5 Kabupaten/Kota Sumut

journalist-avatar-top
By
Tuesday, May 26, 2020 19:34
0
mabes_polri_penyidik_masih_kumpulkan_fakta_dugaan_korupsi_dana_bansos_di_5_kabupatenkota_sumut

Mabes Polri Penyidik Masih Kumpulkan Fakta Dugaan Korupsi Dana Bansos Di 5 Kabupatenkota Sumut

Indocafe

Jakarta, MISTAR.ID

Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara terus mengusut dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) selama wabah Corona di wilayah Kota Medan, Pematangsiantar,Toba, Samosir dan Deli Serdang.

“Saat ini Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara masih mengumpulkan informasi tentang dugaan penyelewengan bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 di beberapa kabupaten dan kota di wilayah Propinsi Sumatera Utara,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam siaran tertulisnya, Jakarta, Selasa (26/5/20).

Baca Juga:Dugaan Penyelewengan Bansos, Medan dan Siantar

Dia juga berjanji polisi tak akan mengganggu pendistribusian bansos selama mengumpulkan data terkait dugaan penyelewengan dana tersebut.

“Pengumpulan fakta-fakta penyelidikan tetap dilakukan namun tidak mengganggu jalannya pendistribusian bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan,” tegas Ramadhan soal dugaan korupsi dana bansos.

Periksa Saksi

Sebelumnya, penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara mengusut dugaan penyelewengan dana bansos wabah Covid-19 di lima daerah. Kelima daerah itu adalah Kota Medan, Pematang Siantar,Toba, Samosir, dan Deli Serdang.

“Masih kami selidiki,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Rony Samtana di Medan, Kamis (21/5/20).

Menurut dia, penyidik Polda Sumut juga telah meminta keterangan sejumlah saksi. Timnya pun masih mengumpulkan bukti-bukti kasus dugan korupsi dana bansos Covid-19 tersebut.(liputan6.com/hm01)

journalist-avatar-bottomLuhut