Banjir Bandang dan Longsor Masih Tutup Akses Jalan Desa Silalahi II


Satgas BPBD Kabupaten Dairi, Januar Silalahi meninjau lokasi banjir bandang di Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kamis (27/2/2025). (f: wahyudi/mistar)
Dairi, MISTAR.ID
Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi diterjang banjir bandang dan longsor, Selasa (25/2/2025) pagi.
Pasca kejadian, kondisi terkini pada Kamis (27/2/2025), petugas sedang dalam proses pembersihan dan tampak tidak ada lagi timbunan material banjir yang menutupi.
Meski begitu, alat berat masih tetap diupayakan untuk didatangkan agar membersihkan batu besar di pinggir jalan, tetapi terkendala jalur penghubung yang tertutup.
Satgas BPBD Kabupaten Dairi, Januar Silalahi mengatakan, proses pembersihan material longsor masih terus dilakukan dengan mengupayakan penggunaan alat berat.
Tidak ada korban dari peristiwa banjir bandang di Desa Silalahi 2 ini, tapi ada beberawa warga setempat yang mengalami luka.
Salah satu saksi mata, Natalia Simarmata, menjelaskan kronologi terjadinya peristiwa ini bermula dari terdengarnya suara reruntuhan disusul dengan bebatuan besar. Masyarakat sekitar tampak panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Laporan BPBD Dairi pada Kamis (27/2/2025) terpantau ada 16 titik lokasi longsor. Lokasi terparah berada di Desa Silalahi I atau jalur menuju Lae Pondom. (naomi/hm24)
PREVIOUS ARTICLE
PSU di 24 Daerah Berpotensi Habiskan Anggaran Rp1 Triliun