Dinas Ketapang Sumut Antisipasi Lonjakan Harga melalui Pasar Murah Ramadan


Kabid Tanaman Pangan Dinas Ketapang dan Hortikultura Sumut, Muhammad Juwaini. (f:amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) dan Hortikultura Sumatera Utara (Sumut) mengantisipasi lonjakan harga melalui Pasar Murah Ramadan.
Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Ketapang dan Hortikultura Sumut, Muhammad Juwaini mengatakan akan melaksanakan pasar murah dan operasi pasar untuk menetralisir harga bahan pokok.
"Harga selalu naik menjelang hari besar keagamaan. Melalui arahan gubernur dan kepala dinas, diupayakan membuat harga tidak terlalu tinggi dengan cara operasi pasar dan pasar murah," katanya kepada Mistar, di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Jalan Jenderal Besar AH Nasution Nomor 6, Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Jumat (28/2/2025).
Antisipasi kenaikan harga bahan pokok dengan melaksanakan hal tersebut, dikatakan Juwaini, sudah direncanakan.
"Pasar murah akan dilaksanakan untuk menetralisir atau menurunkan harga bahan pokok," ucapnya.
Baca Juga: Pemko Medan Adakan Pasar Murah Ramadan
Menurutnya, Dinas Ketapang dan Hortikultura Sumut bekerja sama dengan produsen yang ada. Untuk beras, stakeholdernya adalah Bulog.
"Nanti akan bekerja sama, bagaimana masyarakat tidak terlalu mahal membeli bahan pokok saat Ramadan," ujarnya.
Juwaini menyebut Pasar Murah dan operasi pasar akan dilaksanakan pada minggu awal Ramadan. Direncanakan, tingkat provinsi dan kabupaten/kota juga turut melaksanakan kegiatan tersebut.
"Diharapkan bisa bermanfaat untuk menekan kenaikan harga bahan pokok di lapangan," ucapnya. (amita/hm18)