Thursday, April 3, 2025
home_banner_first
INTERNATIONAL

China Gelar Latihan Militer Terbesar, Kirim Peringatan Keras ke Taiwan

journalist-avatar-top
Selasa, 1 April 2025 10.25
china_gelar_latihan_militer_terbesar_kirim_peringatan_keras_ke_taiwan

China gelar latihan militer terbesar dengan mengerahkan kapal tempur (f:ist/mistar)

news_banner

China, MISTAR.ID

Dalam sebuah langkah yang memicu ketegangan di kawasan, militer China menggelar latihan militer dengan mengerahkan pasukan darat, laut, dan udara di dekat wilayah Taiwan.

Latihan militer ini, yang merupakan yang terbesar di awal 2025, diklaim sebagai bentuk peringatan keras dan pencegahan terhadap gerakan separatis Taiwan.

Kolonel Senior Shi Yi, juru bicara Komando Teater Timur China, mengatakan, latihan tersebut difokuskan pada patroli kesiapan tempur laut-udara, perebutan keunggulan komprehensif, penyerangan terhadap target maritim dan darat dan blokade terhadap area-area strategis dan jalur laut utama

Langkah ini menurut pihak China adalah tindakan sah dan perlu dilakukan untuk menjaga kedaulatan dan persatuan negara, sekaligus menegaskan klaimnya bahwa Taiwan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah China.

Sementara Kementerian Pertahanan Taiwan mengonfirmasi bahwa dalam merespon latihan ini, China telah mengerahkan Kapal Induk Shandong serta 19 kapal perang lainnya di sekitar perairan Taiwan. Meskipun tekanan militer terus meningkat, pihak Taiwan dengan tegas menepis segala bentuk intimidasi dan menegaskan hak kedaulatannya.

Selama beberapa tahun terakhir, peningkatan pengerahan jet tempur dan kapal angkatan laut di sekitar Taiwan menjadi bagian dari upaya China untuk mendesak klaimnya terhadap pulau tersebut.

Di tengah situasi yang semakin memanas, Taiwan tetap menjadi titik strategis yang berpotensi memicu ketegangan antara China dan Amerika Serikat, negara yang merupakan pendukung utama dan pemasok senjata bagi Taiwan. Secara hukum, AS terikat untuk menyediakan perlindungan melalui penjualan senjata kepada Taiwan.

Pekan lalu, Taiwan turut hadir dalam upacara di Amerika Serikat untuk merayakan perkenalan jet tempur F-16V pertamanya. Produksi pesawat tersebut diharapkan rampung pada tahun 2026, menandakan adanya peningkatan dalam kerja sama pertahanan antara Taiwan dan AS.

Latihan militer terbaru ini menjadi sorotan di kancah internasional, mengingat dampaknya yang potensial dalam mengubah dinamika kekuatan di kawasan Asia-Pasifik.

Langkah China dalam mengerahkan kekuatan militer secara komprehensif di sekitar Taiwan tidak hanya menjadi peringatan kepada pulau itu, tetapi juga merupakan pesan tegas kepada komunitas internasional mengenai posisi kedaulatan dan persatuan negara. (cnn/hm17)

REPORTER:

RELATED ARTICLES